Meminimalkan Kekurangan Palang Parkir Manual untuk Mengurangi Kerugian

Perkembangan teknologi menyebabkan alat-alat tradisional terus bertransformasi menjadi bentuk-bentuk yang lebih modern, seperti palang parkir otomatis untuk meminimalkan kekurangan palang parkir manual. Akan tetapi, bukan berarti palang parkir otomatis menjelma sebagai sebuah alat parkir yang sempurna dan tidak memiliki cela, melainkan hanya memiliki beberapa keunggulan dibandingkan palang parkir manual.

Pasalnya, palang parkir otomatis diciptakan berdasarkan pengalaman menggunakan palang parkir manual yang kerap memiliki banyak kekurangan. Palang ini menjadi primadona saat menjelma sebagai solusi untuk meminimalkan beban juru parkir sekaligus mampu bekerja optimal untuk meningkatkan keamanan di lingkungan tertentu, bukan untuk merusak kendaraan melalui kesalahan buka dan tutup.

Kekurangan Palang Parkir Manual

Lantas, apa yang membuat palang parkir manual memiliki kekurangan sehingga orang-orang mulai berbondong-bondong menggunakan palang parkir otomatis? Ternyata, kekurangan ini berkaitan dengan bahaya palang parkir manual yang kerap dilaporkan selama bertahun-tahun. Palang parkir kerap melukai orang-orang atau bahkan merusak kendaraan karena lengan bergerak secara tidak terkendali, bahkan menyebabkan kematian.

1.      Lengan Palang Parkir Bergerak Secara Tidak Terkendali

Sebenarnya terdapat alasan logis kenapa palang parkir manual kerap menggerakkan lengan secara tidak terkendali, yakni terkait dengan komponen-komponen yang tidak sesuai, mengalami kerusakan, atau hilang karena suatu alasan. Dengan kata lain, hal ini menyebabkan perangkat palang parkir tidak berfungsi atau malah tidak terhubung sehingga menyebabkan gerakan tidak terkendali.

Kekurangan palang parkir manual juga terjadi karena operator gagal mengendalikan lengan di kondisi berangin, khususnya untuk palang parkir berayun. Sedangkan, palang parkir yang terangkat atau menutup juga kerap merusak kendaraan di bawahnya. Tentu saja, hal ini sangat berbahaya sehingga dibutuhkan tenaga ahli dan perawatan palang parkir manual secara berkala.

2.      Palang Parkir Manual Mungkin Dapat Melukai Kapan pun

Malfungsi komponen-komponen palang parkir juga dapat terjadi kapan saja sehingga berbahaya untuk pejalan atau pengendara. Apalagi, jika palang parkir berada di tempat yang minim penerangan, di mana dapat melukai banyak jiwa karena keteledoran orang-orang. Akan tetapi, besarnya persentase kecelakaan akibat palang parkir manual justru kerap terjadi di siang hari.

Hal ini dapat terjadi karena palang parkir tidak memiliki warna yang kontras atau memiliki visibilitas yang buruk. Kadang, lengan palang parkir juga tampak menyatu dengan lingkungan di sekitarnya sehingga orang-orang tidak menyadarinya. Selain itu, palang parkir manual yang tidak terikat kadang mampu mengayun tanpa peringatan akibat angin atau hujan.

3.      Palang Parkir Manual Membutuhkan Perawatan dan Perbaikan Secara Berkala

Kekurangan palang parkir manual dapat diatasi dengan perawatan dan perbaikan secara berkala. Dengan demikian, pengelola dapat meminimalkan risiko palang parkir manual sebelum memutuskan menggunakan palang parkir otomatis yang cenderung aman dan efektif. Sebenarnya, hal ini terkait dengan pengekang yang menyebabkan lengan tetap di kondisi menutup sesuai ekspektasi.

Di sisi lain, ada banyak metode untuk mengurangi risiko pergerakan lengan palang parkir secara tidak terkendali. Selain mengamankan lengan melalui pengekang palang parkir, pengelola juga harus melakukan perawatan dan perbaikan secara berkala. Artinya, meski belum mengalami kerusakan, pengecekan menjadi prioritas untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Intinya, palang parkir manual dan palang parkir otomatis memiliki kekurangan dan kelebihan. Kamu hanya perlu menggunakan palang parkir manual sesuai standar operasional untuk meminimalkan risiko. Selain itu, kekurangan palang parkir manual juga dapat diminimalkan melalui banyak cara. Oleh karena itu, palang parkir manual tetap relevan sampai saat ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s